Asus Eeepc 1 Terabyte!


Laptop saya, Asus EeePC, memiliki kapasitas 1 terabyte. Tapi jangan salah, soalnya laptop imut itu terhubung ke server kampus lewat jalur VPN. Karenanya, harddisk server di kampus yang memiliki kapasitas besar bisa diakses dari rumah.

Di website Texas A&M University tersedia langkah-langkah konfigurasi VPN untuk Linux, Mac, dan Windows. Langkah-langkah di bawah ini kemungkinan bisa juga menjadi panduan bagi membangun koneksi VPN ke server-server lain di tempat Anda. Nah, untuk Linux Ubuntu, konfigurasinya sbb:

Catatan: Penerapan Cara I dan II memiliki efek samping, yaitu koneksi ke situs-situs lain di luar domain http://tamu.edu akan sangat lambat dan bahkan mati. Ada pembahasan mengenai masalah ini di UbuntuForums.org yang bisa Anda ikuti. Disarankan untuk menggunakan Cara III.

—Cara I—

  1. Install ‘vpnc’ dan ‘plugin vpnc’:
    sudo apt-get install vpnc network-manager-vpnc
  2. Klik kiri di Network-Manager (letak di kanan atas desktop), pilih VPN Connections>Configure VPN>Add, lalu klik Create.cisco.png
  3. Dalam jendela Editing, isi kolom Connection Name dengan nama yang Anda inginkan, misalnya TAMU-VPN. Conteng Connect automatically. Lalu di tab General, isikan Gateway = vpn-master.tamu.edu, dan Group Name = tamu. Isi User password dengan password Anda dan Group Password dengan tamuvpn. Pilih Saved pada drop-down menu di kanan keduanya.vpn.png
  4. Di tab Optional, isi User name account TAMU Anda. Kosongkan yang lain. Klik Apply.
  5. Sekarang Anda sudah terhubung ke server kampus via VPN. Untuk membuka data, gunakan Nautilus (semacam Explore Manager di Windows), klik Go>Location dan isi dengan server yang dituju, misal: smb://namaserver/folder.

—Cara II—

  1. Setelah network-manager-vpnc terinstal, buat file baru dengan text editor (misal. Gedit) dan beri nama tamu.pcf
  2. Copy-paste kode di bawah ini, isi user name Anda, dan simpan.
  3. [main]
    Description=TAMU VPN
    Host=vpn-master.tamu.edu
    AuthType=1
    GroupName=tamu
    GroupPwd=tamuvpn
    EnableISPConnect=0
    ISPConnectType=0
    ISPConnect=
    ISPCommand=
    Username=yournetIDusername
    SaveUserPassword=1
    EnableBackup=0
    BackupServer=
    EnableNat=1
    CertStore=0
    CertName=
    CertPath=
    CertSubjectName=
    CertSerialHash=00000000000000000000000000000000
    DHGroup=2
    ForceKeepAlives=0
    TunnelingMode=1
    TCPTunnelingPort=443

  4. Ikuti langkah ke-2 pada Cara I. Klik Import Saved Configuration, dan pilih file tamu.pcf yang dibuat tadi. Abaikan peringatan yang muncul. Lalu ikuti langkah 4 dan 5 dari Cara I.

—Cara III—

  1. Setelah paket vpnc terinstal, buat file baru dengan nama default.conf di dalam folder /etc/vpnc, dan copy-paste kode di bawah ini ke dalam file tersebut. Isi dengan user dan password Anda, lalu simpan.
  2. IPSec gateway vpn-master.tamu.edu
    IPSec ID tamu
    IPSec secret tamuvpn
    Xauth username NetID
    Xauth password NetIDPassword
    Enable Single DES

  3. Untuk menghidupkan koneksi ke VPN:
    – di Terminal, ketik sudo vpnc-connect, atau
    – tekan Alt+F2, lalu ketik gksu vpnc-connect.
    Untuk mematikan koneksi ke VPN:
    – di Terminal, ketik sudo vpnc-disconnect, atau
    – tekan Alt+F2, lalu ketik gksu vpnc-disconnect.
    Dengan Cara ke-3 ini, koneksi ke internet menjadi normal. Ikuti langkah terakhir dari Cara I untuk mengakses data di server kampus.
This entry was posted in Open Source and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s