Belajar Mitigasi dari Hawaii


Di dalam pengelolaan bencana (emergency management), Perry & Lindell (2007) menyebutkan empat tahap penting yang perlu dilalui: mitigation, preparedness, response, dan recovery. Mitigasi, sebagai upaya manusia untuk mengurangi resiko bencana baik yang diakibatkan oleh alam (natural disaster) maupun oleh perbuatan manusia, berbeda dari tahap lainnya karena menyesuaikan dengan jenis bencana dan memiliki kurun waktu yang relatif panjang (Haddow & Bullock, 2004). Sebagai konsekuensinya, pemerintah sebagai stakeholder yang paling siap dari segi sumberdaya untuk pengelolaan bencana (Lindell, Pater & Perry, 2006) perlu mengusahakan mitigasi sebagai pekerjaan yang terencana (dianggarkan dalam APBN/APBD) dan dilakukan secara profesional.

hawaiiSalah satu tempat yang sangat baik untuk belajar mitigasi bencana alam adalah Hawaii, Amerika Serikat. Di negara-bagian kepulauan ini, riset dan aplikasi untuk menghadapi bencana dilakukan dengan serius dan matang. Untuk mengetahui bagaimana informasi perencanaan pengelolaan bencana (emergency management planning) disampaikan ke khalayak, kunjungilah Mothernature-Hawaii.com. Di sana tersedia informasi tentang rencana Hawaii dalam menghadapai berbagai jenis bencana, seperti hurricane, tsunami, banjir, gempabumi, gunungapi, kebakaran hutan, tanah longsor, dan erosi.

Indonesia, have we prepared for other natural disasters?

 

This entry was posted in Geografi and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s