Pendapat


Ada dua sisi yang perlu dilihat saat berdiskusi, baik di milist atau diskusi langsung:

  1. Sisi pemberi pendapat; di sisi ini saya menyarankan untuk JANGAN TAKUT SALAH dalam memberikan pendapat. Benar bahwa kata-kata harus dipilih dengan sebaik-baiknya, tapi baik bagi kita belum tentu baik bagi yang lain. Dalam prakteknya, meminta peserta diskusi untuk mencari kata yang santun membuat diskusi menjadi mandeg karena peserta khawatir jika menyinggung yang lain karena kosa katanya yg terbatas atau mereka berasal dari kultur yang berbeda.
  2. Sisi pendengar; di sisi ini saya menyarankan untuk MENANGKAP MAKSUD/ISI PESAN dari si pemberi pendapat. Pendengar/pembaca juga hendaknya MEMAKLUMI kesalahan ucap dari si pemberi pendapat dan paham bahwa ia sudah berusaha dengan segala kemampuan terbaiknya dalam berkomunikasi. Sehingga tanggapan kita nanti tertuju kpd ISI pesan, bukan malah pada “perasaan” yg kita terka-terka dari kata-kata yg tertulis. Bukankah tiap pribadi adalah unik?
This entry was posted in Cang Panah. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s