Happy ending


Para nabi mendapat tugas untuk memperkenalkan Tuhan Yang Esa pada berbagai zaman dan tempat. Tugas ini tidaklah mudah. Penentangan dan celaan adalah hal yang harus dihadapi oleh para pembaharu itu saat melawan arus pandangan umum yang salah-kaprah dan jumud. Namun demikian, cerita mereka selalu diakhiri dengan bahagia sebagaimana dikisahkan Allah dalam surat Al-Ambiya.

Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya daripada kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman.

[So We listened to him: and delivered him from distress: and thus do We deliver those who have faith.]

Al-Ambiya:88

This entry was posted in Al-Furqan. Bookmark the permalink.

One Response to Happy ending

  1. Jaya says:

    Kebahagiaan itu sudah terasa ketika sedang berproses atas dasar keikhlasan, dan diakhirat kebahagiaan hakiki menanti. gitu ya bro..?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s