Satu putaran


Wacana satu putaran pemilihan presiden (pilpres) di Indonesia semakin riuh. Ini terjadi di antara para pendukung pasangan calon presiden (capres) yang lebih melihat pada peluang meraih kemenangan dari capres lain berdasar hasil survei, bukan pada bagaimana membuat sistem pilpres yang memerlukan satu putaran saja.

Nah, saya mencoba membuat teknis pelaksanaan pilpres secara langsung untuk satu putaran. Tentu, ini masih dangkal. Dasar pemikirannya adalah penghematan anggaran, kesejajaran posisi tiap provinsi, dan penyederhanaan pelaksanaan pilpres. Adapun metodenya adalah:

  1. Tiap provinsi memiliki 1 (satu) poin. Jadi, total poin untuk 33 provinsi adalah 33 poin. Hal ini membuat para capres memiliki kepentingan yang sama di semua provinsi; tidak hanya di tempat yang memiliki kepadatan penduduk tinggi (misalnya Pulau Jawa).
  2. Sistem pilpres ini menganut prinsip “winner takes all”, artinya, capres yang memperoleh jumlah suara tertinggi akan memenangkan pemilihan umum di suatu provinsi atau mendapat 1 poin.
  3. Jika total poin sama untuk dua atau lebih pasangan, maka dihitung jumlah pemilih untuk tiap pasangan.

Kemungkinan satu putaran bisa dilakukan dengan cara ini. Bagaimana pendapat Anda?

This entry was posted in Cang Panah. Bookmark the permalink.

3 Responses to Satu putaran

  1. waduh masalah penghematan saya setuju sekali dengan anda tapi lha ngapain kita serius2 mikirin gituan…wong capresnya aja ga da yg serius kok…ini buktinya:

    SBY=saya becanda yaa…
    JK=just kidding…
    MEGA=maap emang garing…

    hehehe..slm kenal..maen2 ke blog kami ya…

    +++++++
    KhazanahArham:
    Iya, Pak Carik he..he..he..

  2. assalamu alaikum wr. wb.

    alhamdulilah…
    Selamat akhirnya golput berhasil memenangkan jumlah suara terbanyak!
    Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung Partai Golput,
    baik yang dengan penuh kesadaran dan keikhlasan maupun yang tidak.
    Lho, maksudnya? Ga Nyambung & Ga Jelas? :-\

    Sudah saatnya kita ganti sistem!
    Sistem yang lebih “pro rakyat” dan lebih “berbudi”…
    Ayo kita ganti secepatnya, “lebih cepat lebih baik”…
    Mari kita “lanjutkan” perjuangan dakwah untuk menegakkannya!
    Sistem Islam, petunjuk dari Sang Maha Pencipta!

    Lihatlah dengan hati dan fikiran yang jernih!
    Aturan Sang Maha Pencipta diinjak-injak
    dan diganti dengan aturan yang dibuat seenak udelnya!
    Dan lihat akibatnya saat ini, telah nampak kerusakan
    yang ditimbulkan oleh sistem sekulerisme dan turunannya
    (seperti: kapitalisme, sosialisme, demokrasi, dsb) di depan mata kita!

    Banyak anak terlantar gara2 putus sekolah.
    Banyak warga sekarat gara2 sulit berobat.
    Banyak orang lupa gara2 ngejar2 dunia.
    Dan banyak lagi masalah yang terjadi gara2 manusia nurutin hawa nafsunya.

    Lihat saja buktinya di
    http://hizbut-tahrir.or.id/2009/05/12/kemungkaran-marak-akibat-syariah-tidak-tegak/
    http://hizbut-tahrir.or.id/category/alwaie/
    http://hizbut-tahrir.or.id/category/alislam/
    dan banyak lagi bukti nyata yang ada di sekitar kita!

    Untuk itu, sekali lagi saya mohon kepada semua pihak
    agar segera sadar akan kondisi yang sekarang ini…
    dan berkenan untuk membantu perjuangan kami
    dalam membentuk masyarakat dan negeri yang lebih baik,
    untuk menghancurkan semua bentuk penjajahan dan perbudakan
    yang dilakukan oleh manusia (makhluk),
    dan membebaskan rakyat untuk mengabdi hanya kepada Sang Maha Pencipta.

    Mari kita bangkit untuk menerapkan Islam!
    secara sempurna dan menyeluruh.
    mulai dari diri sendiri.
    mulai dari yang sederhana.
    dan mulai dari sekarang.

    Islam akan tetap berlaku hingga akhir masa!
    Dan Islam akan menerangi dunia dengan cahaya kemenangan!
    Mohon maaf apabila ada perkataan yang kurang berkenan (-_-)
    terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.

    wassalamu alaikum wr. wb.

  3. Idenya bagus juga pak Arif, seperti yang di terapkan di pilpres di US ya? meski aku gak gitu ngerti itungan point yang diterapkan.

    salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s