Jejaring Tanggap Bencana


Banyak sebab mengapa tanggap bencana (emergency response) lambat dan tak efektif membantu korban. Dalam kajian manajemen bencana (emergency management) ditemukan bahwa kegagalan fase ini dapat terjadi oleh berbagai sebab. Salah-satunya adalah karena tanggung jawab tanggap bencana diserahkan kepada otoritas/pemerintah setempat. Saat gempa dan tsunami di Aceh, keluarga Wakil Gubernur, Kapolda, Walikota Banda Aceh dan aparatur setempat menjadi korban. Praktis layanan publik dari pemerintah daerah lumpuh total. Begitu pula dengan apa yang saat ini terjadi di Padang di mana kantor-kantor pemerintah tidak bisa beroperasi setelah gempa 7,6 skala richter pada 30 September lalu. Jadi, bagaimana mereka bisa bekerja membantu yang lain?

Berkaca dari  kejadian di atas, tanggap bencana haruslah dilimpahkan kepada aparatur negara  yang tidak terkena bencana.  Yang paling mungkin melakukannya dengan cepat adalah militer dan pemerintah daerah yang bertetangga dengan daerah yang terkena dampak bencana. Karena bencana alam adalah kejadian luar biasa dan darurat, maka kerangka pikir manajemennya pun mengikuti kondisi kedaruratan itu. Koordinasi segala sumberdaya (orang dan alat) dilakukan oleh:

  • Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jika dampak bencana sangat besar dan menjangkau lebih dari satu provinsi; atau
  • Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) provinsi atau kabupaten/kota di luar kabupaten/kota dampak bencana, jika daerah dampak bencana berada dalam satu provinsi.

Kita sebut saja sistem ini sebagai “jejaring tanggap bencana”.

This entry was posted in Geografi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s