Kiblat berdasarkan posisi matahari


“…Sekitar tanggal 26-30 Mei pukul 16.18 WIB dan 13-17 Juli pukul 16.27 WIB Matahari tepat berada di atas kota Mekkah. Pada saat itu Matahari yang tampak dari semua penjuru Bumi dapat dijadikan penunjuk lokasi Kabah. Begitu pula bayangan benda tegak pada waktu itu juga dapat menjadi penentu arah ke kiblat.” (Sumber: Kompas.com).

Berkaitan dengan itu, saya melakukan pemantauan sederhana pada tiga masjid di Banda Aceh, yaitu Masjid Al-Ikhlas, Gampong (desa) Keuramat; Masjid Al-Huda, Gampong Laksana; dan tentu saja Masjid Raya Baiturrahman. Pengamatan dilakukan saat Ashar, yaitu sekitar pukul 16.18-16.40 WIB. Yang dilakukan adalah melihat bayangan benda tegak lurus (pagar, tiang listrik, tiang lampu, menara masjid). Arah bayangan dibandingkan dengan letak ubin masjid atau posisi relatif matahari dengan arah kiblat masjid.

Kesimpulannya adalah bahwa ketiga masjid yang diamati kiblatnya mengarah ke Makkah Al-Muqarramah. Ayo, dicoba di tempat Anda masing-masing!

 

Pengamatan bayangan matahari untuk arah kiblat.

Selain itu, untuk melihat arah kiblat dengan Google Map, Anda dapat berkunjung ke e-QIBLA.com.

This entry was posted in Geografi. Bookmark the permalink.

One Response to Kiblat berdasarkan posisi matahari

  1. olie says:

    C.O.O.L..!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s