Retreat Jantho


Pada tanggal 11-12 Juni 2010 lalu kami, para Fulbrighter Aceh, ke Jantho, Aceh Besar. Selain melakukan ritual penggantian pengurus Aceh Fulbrighters Association (AFA), kami juga nonton bareng kick off Piala Dunia Afrika Selatan 2010 bersama masyarakat Jantho. Paginya kami mengunjungi peternakan sapi australia dan sapi bali. Ada beritanya di koran, lho. Berikut ini salinannya.

Harian Aceh, 16 Juni 2010.
Banda Raya, Hal. 3

“Alumni Fulbright Dampingi Pemkab Aceh Besar”

Jantho, Harian Aceh | Mahasiswa Aceh yang sedang dan telah menyelesaikan pendidikan di Amerika melalui skema beasiswa Fulbright menyatakan komitmennya mendampingi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar.

Demikian antara lain hasil kongres kedua Aceh Fulbrighters Association (AFA) di Jantho, Aceh Besar, 11-12 Juni lalu.

“Aceh Besar siap dijadikan pilot proyek daerah dampingan AFA. Selanjutnya silakan AFA memperluas ke daerah-daerah lain. Aceh butuh orang-orang berpengalaman, berpendidikan dan dedikatif,” ujar Bupati Aceh Besar Bukhari Daud, yang juga alumni Fulbright generasi awal.

Menurut Bupati, dengan tingkat kepakaran yang dimiliki para alumni, AFA mampu mengemban tanggung jawab besar. Apalagi jumlah anggota AFA mencapai 80-an orang dan merupakan jumlah Fulbrighters terbesar dibanding wilayah lain di Indonesia.

Permintaan Bupati Aceh Besar itu mendapat tanggapan serius alumni Fulbright yang bergabung dalam AFA. Malah, ide Bupati tersebut akan diadopsi menjadi salah-satu kebijakan program ke depan, di samping program coaching yang sudah pernah dilakukan.

“Kami sudah melakukan tiga kali coaching dalam dua tahun terakhir,” ungkap sang ketua, Dian Rubianty, dalam laporan pertanggungjawabannya. Dian menegaskan, coaching tersebut untuk mendampingi lebih dalam semua kandidat potensial yang akan berangkat ke Amerika, baik untuk kepentingan studi magister dan program doktor maupun mengikuti program pertukaran mahasiswa/pemuda.

Sementara itu, dalam Kongres AFA yang dipandu Arif Arham (Dewan Pimpinan demisioner) menetapkan lima orang anggota Dewan Pimpinan baru, yaitu Amron Hamdi, Faturrahman Anwar, Fajran Zain, Muhammad Thalal, dan Rina Meutia.

Kongres ditutup dengan field trip ke beberapa lokasi dan sektor strategis yang dikembangkan Pemkab Aceh Besar. Dalam kunjungan itu, Bupati menjelaskan arah kebijakan strategis yang dapat ditindaklanjuti anggota AFA.

“Kami di AFA siap membantu pemerintah kabupaten/kota secara sukarela (voluntarily), memberi tenaga, pikiran dan kecakapan,” kata Arif Arham. #fik.

This entry was posted in AFA. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s