LibreOffice


OpenOffice.org akan memiliki turunannya, yaitu LibreOffice. Sebenarnya, menurut komunitas “The Document Foundation“, ini merupakan langkah untuk membedakan antara nama komunitas dan nama software. Selama ini, “OpenOffice.org” adalah nama komunitas dan juga nama software.

Kabar lain menyebutkan bahwa setelah diakuisisi oleh Oracle, OpenOffice.org mulai diterlantarkan. Sebab itulah para penggiat OpenOffice.org memikirkan untuk “merawat” aplikasi perkantoran terbuka ini dalam suatu “yayasan” agar dapat lebih terbuka dengan melibatkan semua orang. Nama “LibreOffice” ini pun bisa kembali ke “OpenOffice.org” jika Oracle menyetujuinya.

Apapun namanya, komunitas open source mengharapkan agar aplikasi yang paling sering dipakai pengguna komputer ini terus berkembang di masa yang akan datang.

Baca juga:

This entry was posted in Open Source. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s