My Tracks dan QGIS


Untuk melakukan analisis data dari My Tracks (baca: “GPS untuk Android“) pada ponsel pintar berbasis Android, Anda bisa langsung memanfaatkan Google My Maps atau Google Earth. Namun, untuk analisis lebih lanjut, Quantum GIS (QGIS) bisa menanganinya. Aplikasi geospasial yang terbuka (open source) ini tidak diinstal pada perangkat Android, tapi di komputer desktop. Posisi yang direkam dan dikirimkan ke Google My Maps oleh My Tracks dapat disimpan dalam format Keyhole Markup Language (KML) untuk kemudian diubah formatnya (convert) ke Shapefile (.SHP). Caranya:

  1. Tampilkan Google My Maps (contoh: “Peta VGI“).
  2. Klik kanan pada “View in Google Earth”, lalu klik “Copy link address”, kemudian paste pada address bar browser Anda. Contoh: http://maps.google.co.id/maps/ms?ie=UTF8&hl=id&vps=3&jsv=329b&msa=0&output=nl&msid=213619608212982285415.0004a0a05bb45fe6b2ac5
  3. Ubah link di atas pada bagian output=nl menjadi output=kml sehingga menghasilkan file KML (contoh: “Peta VGI.kml”).
  4. Buka QGIS, klik menu Layer>Add Vector Layer, lalu pilih file “Peta VGI.kml” yang didownload di atas.
  5. Untuk keperluan editing GIS, ubah format KML menjadi SHP dengan cara klik kanan pada layer “Peta VGI” yang berada di kiri layar, lalu klik “Save as…”, pilih format “ESRI Shapefile” dan beri nama file baru itu.

This entry was posted in Geografi, Open Source. Bookmark the permalink.

One Response to My Tracks dan QGIS

  1. milisdad says:

    terimakasih atas petunjuk, saya tunggu tutorial lainnya.
    salam kenal :)

    ++++++

    KhazanahArham:

    Salam kenal juga :-D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s