Transformasi Sistem Politik


Banyak pihak mengeluhkan pemilu legislatif dan eksekutif di tingkat pusat dan daerah. Di daerah bahkan lebih rumit karena banyaknya “kepala” yang harus dipilih. Secara sederhana, dapat disimpulkan bahwa untuk urusan pemilu, pelaksanaan pemerintahan serta pembuatan undang-undang, bangsa kita memiliki masalah yang akut, yaitu, korupsi, kolusi, nepotisme (KKN) dengan segala rupa. Ini dapat dilakukan oleh pemilih maupun yang dipilih.

Keluhan pada pemilu sering dibarengi dengan ajakan pada pemilih untuk, misalnya, memilih pemimpin yang jujur, memilih dengan rasio, tidak memilih pemimpin yang main uang, dan sebagainya. Dengan begitu, dapat diharapkan bahwa suatu saat nanti akan terpilih pemimpin yang arif bijaksana. Singkatnya, kita ingin mengatakan bahwa sistem politik kita telah benar dan tinggal menunggu kebaikan hati warga republik ini untuk mau jujur dan rasional. Setelah itu negara akan aman, adil, dan makmur. Begitukah?

Perubahan dari buruk ke baik atau sebaliknya adalah keniscayaan dalam hidup ini. Karena itu, tindakan-tindakan kita mestinya menyesuaikan dengan perubahan itu sendiri. Menariknya, perubahan pada satu hal akan memiliki korelasi dengan perubahan pada hal lain. Jika kita mengharapkan perubahan hasil pemilu dengan melaksanakan sistem politik (pemilu; pemerintahan; pembagian kekuasaan, dsb.) yang sama dari tahun ke tahun, maka peluang untuk mendapatkan hasil yang baru adalah sangat kecil. Seharusnya, sistem politik bertransformasi; berubah suai dengan kondisi, tabiat, dan perilaku sosial masyarakat kita.

Pertanyaan krusial adalah, sistem yang bertransformasi itu dimulai dari mana? Berikut ini yang semestinya kita pilih untuk memulai berbenah.

Parlementer

Desain Ulang Pemerintahan Daerah

Pemilu yang Sederhana

Kepala Dinas Non-PNS Karier

Litbang yang Serius

Sekali lagi, pilihan di atas juga bagian dari transformasi di mana akan mengalami perubahan dan penyempurnaan seiring waktu. Federasi menjadi tidak relevan lagi dibicarakan karena sistem politik yang bertransformasi adalah sistem yang luwes dan menari mengikuti gendang perilaku kita.

This entry was posted in Cang Panah. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s