Good News is Good News


Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu. {Al-Hujurat: 06}

[O you who believe, if an unrighteous man brings you news, look carefully into it, lest you harm a people in ignorance, then be sorry for what you did. {The Apartments (Al-Hujurat): 06}]

Kondisi sudah normal di Banda Aceh pasca gempa bumi 11/04. Tidak perlu didramatisasi. Sekarang, marilah pikirkan lagi soal kesiapsiagaan kita. Sebabnya, evakuasi kemaren masih “kacau”. Sirene early warning untuk tsunami berbunyi dan ternyata tsunami tidak terjadi. Apakah sirene itu berbunyi berdasarkan ketinggian gelombang laut atau hanya perkiraan pihak berwenang sebagai alarm potensi tsunami? Tentu ini perlu dijelaskan oleh pihak terkait. Untungnya, kali ini polisi lebih sigap mengatur jalan dan menepis isu tsunami yang membuat panik warga.

Selain hal di atas, sebagaimana biasa mesjid masih menjadi lokasi evakuasi favorit. Hanya saja perlu perbaikan dari para takmir (pengurus) mesjid agar hemat memakai batere microphone di dalam situasi listrik PLN mati. Hendaknya mic digunakan saja untuk menyebarkan informasi yang benar tentang perkembangan gempa dan tsunami, bukan malah dihidupkan terus-menerus dengan bacaan qari. Hitung-hitung mengamalkan Al-Hujurat ayat 6.

Untuk gadget komunikasi saat bencana, agaknya low-end phone lebih sigap ketimbang smart phone. Ini dikarenakan saat evakuasi, kebutuhan komunikasi mencapai puncak (peak time) sehingga waktu “pencarian dan antri sinyal operator” lebih lama dan membuat hp bekerja keras dan boros batere.

Terakhir, agaknya kita perlu belajar dari Jepang soal informasi bencana, baik sebelum atau sesudahnya. ‎”Future” dan “Forward” adalah sebagian acara-acara NHK ketika berbicara bencana gempa dan tsunami 3/11. Isinya dokumenter, wawancara, sejarah, dan penangananan terkini dari bencana itu. Musik latarnya biasa saja. Kekuatannya justru pada ekspresi orang-orang di dalamnya yang menahan sedih namun penuh harap kebaikan nasib di masa depan. Di saat yang sama, penonton terenyuh dan sekaligus bersemangat! Bagi NHK, “in an emergency, a good news is a good news“.

This entry was posted in Al-Furqan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s