Pilkada: Semi-presidensial


Semi-presidensial dapat menjadi pilihan untuk sistem pemerintahan di daerah.

Sistemnya begini:
1. Presiden dan legislatif (nasional dan daerah) dipilih langsung 5 tahun sekali.
2. Gubernur dipilih dan ditetapkan oleh presiden sbg simbol pemerintah pusat di daerah (ada perbedaan utk daerah otonomi khusus).
3. Kepala pemerintahan provinsi (KP-Prov.) dipilih oleh DPRD prov.
4. KP-Prov. membentuk kabinet daerah (kepala SKPD).
5. Gubernur dapat membubarkan kabinet daerah (jika ini terjadi, maka DPRD harus mengadakan pemilihan ulang KP-Prov).
6. Gubernur dan DPRD menjabat 5 tahun (fixed term) dan tidak dapat saling menjatuhkan/membubarkan.

Hal yg sama berlaku utk kabupaten/kota (gubernur memilih bupati/walikota; DPRD kab/kota memilih KP-Kab/Kota).

#pemdacerdas

This entry was posted in Cang Panah. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s