Dimensi Ruang dalam Berita


“Dimensi Ruang dalam Berita”. Kira-kira, begitulah judul buku yg akan kutulis kelak. Isinya mengenai bagaimana suatu berita, baik cetak atau elektronik, menjelaskan dimensi ruang (spatial) dlm suatu peristiwa.

Contoh yg paling mahsyur adalah “Banjir Melanda Jakarta”. Apakah artinya air mengenangi seluruh wilayah administrasi Ibukota itu atau di beberapa kelurahan saja? Bagaimana peristiwa ini diceritakan secara tepat sehingga penerima berita tidak menyangka berlebihan.

Contoh lain, “Aceh Luluh-Lantak Diterjang Tsunami”. Judul seperti ini lazim dan tidak masalah. Tapi, apakah isinya meletakkan dimensi ruang cakupan tsunami secara tepat? Di Kota Banda Aceh, misalnya, rata-rata daerah hempasan tsunami adalah 5 km dari bibir pantai. Selebihnya tidak tersentuh air.

Dunia maya termasuk unsur tempat (place) dlm geografi. Karena itu, dimensi ruang dalam berita juga membahas hal di luar batasan lintang-bujur lokasi kejadian. Misalnya, status di sosial media yg menjadi berita.

Ah… atau kutunggu saja seseorang menulisnya?

:-D

Advertisements
This entry was posted in Geografi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s