Lelaki Berparut


Saya teringat kepada cerita tentang lelaki yang berparut di wajahnya. Saya tidak ingat di mana membacanya. Entah di buku pelajaran bahasa di MIN dulu, atau di majalah Ananda, atau di majalah Bobo. 

Ceritanya inspiratif bagi saya. Begini ringkasannya.
Seorang kakek hidup sendirian di sebuah gubuk. Wajah kakek itu mengerikan. Ada parut di wajahnya. Bagian tubuh lainnya juga ada bekas luka, tapi sering tertutup baju dan celananya. Walau miskin dan buruk rupa, orang kampung menghormatinya. Ada kisah di balik parutnya itu.
Begini kisahnya.
Suatu ketika, saat malam yang pekat, kampung itu tiba-tiba heboh. Sebuah rumah terbakar hebat. 
Seorang ibu, diapit suaminya, bersimpuh di luar rumahnya yang terbakar sambil berteriak histeris, “Anakku! Anakku! Tolong selamatkan anakku!”
Orang-orang berusaha memadamkan api yang semakin berkobar. Tapi, tak ada yang berani membantu menyelamatkan anak ibu tadi yang masih terperangkap di dalam rumah.
Tiba-tiba, sekelebat bayangan menerobos api panas merah menyala itu. Warga yang lain terkejut, tapi tidak bisa mencegahnya. Orang itu segera hilang di dalam rumah yang hampir ambruk itu.
Beberapa detik berlalu. Semua menunggu dengan cemas nasib pemuda nekat dan anak kecil di dalam rumah itu.
“Krak!” Terdengar suara papan yang terbakar patah. Seorang lelaki keluar dari rumah sambil menggendong seorang anak berusia dua tahunan. Pemuda itu berlari dengan cepat dan rebah di rerumputan. Anak itu selamat, tapi lelaki yang menolongnya terluka parah di wajah dan tubuhnya.
Begitulah ceritanya.
Banyak cerita pendek yang saya baca saat kecil dulu. Tapi, cerita ini yang tak pernah saya lupakan.

This entry was posted in Kutipan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s