Beyond


Saya dan seorang teman berada di sebuah bandara. Sambil menikmati desain bandara yang megah, kami memandang kagum pada sebuah layar LED yang sangat besar. Belum sempat saya menyampaikan pikiran, ia menimpali.

“Rif, kita harus berusaha agar pabrik pembuat layar itu hadir di kampung kita!”

Saya tercenung pada pikirannya yang maju itu. Adapun pikiran saya cukup kolot: kapan ya, kita bisa beli layar itu.

Advertisements
This entry was posted in Cang Panah. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s