Category Archives: Bin M.A. Jangka

Bayi yang Tertukar?

Menurut cerita ibu, saat bayi, aku mau saja digendong oleh siapapun, termasuk yang baru kukenal. Siapapun yang menjulurkan kedua tangannya akan aku terima tanpa tangisan. Mungkin, di mata mungilku “all men are created equal”. Nah, ada kisah tentang ini, lho. … Continue reading

Posted in Bin M.A. Jangka | Leave a comment

Masjid Besar Peusangan

Malam ini, saya berkesempatan taraweh di kampung halaman. Kira-kira, sejauh inilah saya duduk mendengarkan ceramah Gubernur Ibrahim Hasan sekitar tahun 1990. Saat itu, Masjid Besar Peusangan ini termasuk salah-satu yg terluas di Aceh. Saya perhatikan, desain interior masjid di Kota … Continue reading

Posted in Bin M.A. Jangka | Leave a comment

Ramadhan 1437 H

MyInstagram

Image | Posted on by | Leave a comment

Responsible

“When you can do the things that I can, but you don’t, and then the bad things happen, they happen because of you.” — Peter Parker (Civil War, 2016). We share the same value, Underoos! Kompetitor kita bukan sesama kaum … Continue reading

Posted in Bin M.A. Jangka | Leave a comment

Bidan Baik

Kelahiran anak pertama kami dibantu seorang bidan di kampung. Ia menunggu dengan sabar dari siang hingga dini hari. Kepada bidan-bidan seperti ini balasannya di akhirat adalah syurga yg mengalir sungai-sungai di dalamnya. Sedang di dunia, hendaklah pemerintah memberi insentif, bimtek, … Continue reading

Posted in Bin M.A. Jangka | 1 Comment

Nasihat

Aceh masih termasuk daerah tertinggal. Karena itu, ia harus dimajukan dengan mempercepat langkahnya. Caranya? Saya tidak benar-benar tahu, tapi belajar dari tempat-tempat lain, dalam dan luar negeri, bahkan dari daerah di Aceh sendiri, dapatlah diutarakan nasihat seperti ini. Pertama, sadarlah … Continue reading

Posted in Bin M.A. Jangka | Leave a comment

Camat Pungo

“Jika air itu tak mengalir, Camat duluan yang akan kita ceburkan ke sungai,” ucap seorang lelaki paruh baya pada orang di sampingnya. “Ya. Camat pungo!” timpal seorang lagi. Memerah telinga Makcikku mendengar komentar penumpang di belakangnya. Ingin ia berhenti di … Continue reading

Image | Posted on by | Leave a comment