Category Archives: Cang Panah

Dunkirk: Darkest Hour

Film “Dunkirk” (2017) dan “Darkest Hour” (2017) sebenarnya bisa digabung. Kedua film ini bercerita tentang kejadian yang sama pada masa Perang Dunia Kedua, yaitu upaya penyelamatan pasukan Inggris dari Dunkirk, Perancis, sebelum Jerman datang di kota pesisir itu. Dengan suntingan … Continue reading

Posted in Cang Panah | Leave a comment

Antar Sekolah

Instagram @arifarhamamin Mengantar anak-anak ke sekolah adalah kegiatan yang selalu menyenangkan, walau kadang menegangkan. Naik motor bersama sambil tertawa di pagi hari itu menyenangkan. Jalanan pun ramai dengan ayah-ibu-kakek-kakak mengantar anak-cucu-adik mereka ke sekolah. Ada juga yang berjalan kaki sambil … Continue reading

Posted in Cang Panah | Leave a comment

Amerika Dibayangi “Government Shutdown”

Pembahasan anggaran 2018 yang diajukan Trump belum final. Seharusnya, anggaran baru ini disahkan pada 1 Oktober 2017 dan berlaku hingga 30 September 2018. Namun, kesepakatan belum ada. Banyak pihak mengkhawatirkan akan terjadi lagi “government shutdown” di AS. “Government shutdown” adalah … Continue reading

Posted in Cang Panah | Leave a comment

Perbaikilah Metode Pilkada

Postulat: Pilkada model sekarang sulit memunculkan manajer yang baik bagi banyak daerah. Hasil pilkada sepertinya begini-begini saja. Kita takkan dapat mencapai good governance dari daerah secara sistemik. Jika ada, itu kasus khusus saja. Langkah perbaikan tata pemerintahan biasanya begini: Metode … Continue reading

Posted in Cang Panah | Leave a comment

Desain

Dunia desain begitu mempesona dan setia menemani keseharian kita. Namun, ia juga begitu mudah membosankan kita. Mungkin, itulah sebabnya desain menjadi elemen paling dinamis dalam kehidupan. Saat Honda Jazz generasi pertama bersiliweran di jalan tahun 2004, saya menilai desainnya “aneh” … Continue reading

Posted in Cang Panah | Leave a comment

Ek

Ini cerita lucu. Saya sampai terpingkal-pingkal saat mendengarnya pertama kali dari Pak Setia Budi, mantan Sekda Aceh. Beliau memang suka membaca, bercerita, dan lucu. Tapi, saya kesulitan mengisahkannya kembali secara tertulis. Bisa hambar jadinya. Biar begitu, saya coba saja. Prasyarat: … Continue reading

Posted in Cang Panah | Leave a comment

Flexi

Usai gempa dan tsunami, saya menelepon adik di Jakarta, keluarga di Matang, teman di Jogja, dan operator Telkom (seorang perempuan, mungkin berlokasi di Medan) dengan ponsel Flexi yang kebetulan saya bawa saat evakuasi menjauh dari rumah. Seingat saya, hanya jaringan … Continue reading

Posted in Cang Panah | Leave a comment