Author Archives: khazanaharham

Isra’ Mi’raj

di tiap isra’ kuperhatikan peranku bagi duniaku kosong nilainya di tiap mi’raj kuperhatikan sujudku bagi akhiratku hampa terasa maka di tiap isra’ dan mi’raj cukuplah kutimbang amal dan imanku yang tak seberapa itu dalam sisa waktu dunia ini sampai hayat … Continue reading

Posted in Al-Furqan, Sastra | Leave a comment

usai itu

dan jika kemenangan sudah berbinar di mata pujilah Ia semata atas karunia untuk semua dan jika yang didamba sudah jelas tertera mintalah ampun segera atas khilaf pada sesama usai itu, lakukanlah yang diucapkan ucapkanlah yang dilakukan semua dari-Nya kembali pada-Nya

Posted in Sastra | Leave a comment

ajari aku

manakala kulafalkan ihdinas shirathal mustaqiim kubuka pintu akal budiku hati yakinku agar kupaham cara merengkuh sayang-Mu dan manakala kulafalkan tanya apakah ini, bagaimanakah itu kubuka pintu akal budiku hati yakinku agar kupaham cara menyebar sayang-Nya

Posted in Sastra | Leave a comment

Pengelolaan & Pengusahaan KEKAL

Setelah Peraturan Pemerintah No. 5 Tahun 2017 tentang Kawasan Ekonomi Khusus Arun Lhokseumawe (KEKAL) diterbitkan, sepertinya muncul silang pendapat soal pengelolaannya dalam beberapa pemberitaan. Yang sering disebut adalah bahwa yang berkuasa penuh terhadap semua kegiatan dalam KEKAL adalah perusahaan pengelolanya. … Continue reading

Posted in Opini | Leave a comment

PP KEKAL Perlu Diubah?

Ada berita ttg munculnya usulan untuk mengubah PP 5/2017 tentang KEK Arun Lhokseumawe (KEKAL) agar posisi tawar pemda meningkat. Apa PP 5/2017 perlu diubah? Jawaban pendek: Tidak. Jawaban panjang: Semua PP tentang KEK hanya memuat nama KEK, luas, lokasi, dan … Continue reading

Posted in Geografi | Leave a comment

Mengubah Haluan

Kapten Angkatan Laut AS, David Marquet, mendapat tugas menahkodai Kapal Selam Santa Fe. Kapal perang bersenjata nuklir ini berteknologi lawas dan termasuk paling rendah prestasinya dibanding armada yang lain. Kapten sebelumnya telah mengundurkan diri. Entahlah, apakah ini tugas buangan bagi … Continue reading

Posted in Cang Panah | Leave a comment

Cok Silop

Cok silop terdiri dari kata “cok” (ambil) dan “silop” (sandal). Idiom Aceh ini bermakna “melarikan diri; mundur; atau walk out”. Penyanyi lokal, Bergek, ikut mempopulerkan istilah cok silop lewat lagu komedinya yang bertajuk “Cok Silop” walau dalam pengertian harfiah, yakni … Continue reading

Posted in Cang Panah | Leave a comment