Author Archives: khazanaharham

Kaos

Hari ini aku mendapat kaos baru berwarna biru untuk kegiatan Sail Sabang. Kaos ini mengingatkanku pada sebuah kisah di waktu kecil. Suatu hari, di tahun 1983. Seperti biasa, sepulang TK aku singgah di kantor camat tempat Bapak bekerja. Rupanya, hari … Continue reading

Posted in Cang Panah | Leave a comment

Thanksgiving

Di AS, tiap Kamis keempat di bulan November diadakan semacam kenduri nasional yang dinamai “Thanksgiving Day”. Banyak legenda yang melatarbelakangi hari libur Thanksgiving yang dicanangkan Abraham Lincoln ini. Salah-satunya adalah kisah imigran Eropa yang mendapat didikan bercocok tanam dari satu … Continue reading

Posted in Cang Panah | Leave a comment

Geography Upgrade

Geography 1.0: menjelajahi, memetakan, dan menulis tentang bumi. Geography 2.0: menjelajahi, memetakan, menulis tentang bumi dan angkasa luar. Geography 3.0: melakukan semua yang ada pada versi 1.0 dan 2.0 secara digital. Geography 4.0: penjelajahan dunia digital.

Posted in Geografi | Leave a comment

Menvonis via Sosmed

Salah-satu episode serial fiksi-sain-komedi masa depan, The Orville (parodi Star Trek), bertajuk “Majority Role”. Episode ini berkisah tentang sebuah planet yang mirip bumi dengan peradaban abad ke-21 (seperti kita saat ini). Yang menarik, hukum di planet ini didasarkan pada polling … Continue reading

Posted in Cang Panah | Leave a comment

Sail

Pagi yang cerah. Saya memasuki ruang kerja. Beberapa pegawai duduk menghadap layar komputer. Mereka sibuk membereskan pekerjaan. Pandangan saya tertuju pada satu orang yang beberapa minggu ini tidak kelihatan. Ia Fadliana Surya yang baru pulang dari kegiatan besar: Sail Komodo … Continue reading

Posted in Cang Panah | Leave a comment

Pasfoto

Sila baca di Telegram pada @arifarhamamin

Posted in Bin M.A. Jangka | Leave a comment

Kritis

Pendapatan kita boleh jadi menurun daya belinya. Namun, sodara-sodara, janganlah sampai pendapat kita menurun daya kritisnya. Itu yang membuat negeri kita gagah di mata dunia!

Posted in Cang Panah | Leave a comment