Author Archives: khazanaharham

Perigi

seperti perigi yang jernih murni ditimba di hari pagi untuk bersuci bagai perigi yang dalam sunyi di relung hati bersih tersembunyi semisal perigi menanti yang pulang dan pergi singgah mengisi guci untuk minum dan memercik pipi laksana perigi begitulah mereka … Continue reading

Posted in Sastra | Leave a comment

Memekarkan Ibukota Aceh

Wacana memperluas Kota Banda Aceh sebagai ibukota Provinsi Aceh masih bergulir. Yang paling terkenal sekaligus kontroversial adalah memasukkan beberapa kecamatan di Kabupaten Aceh Besar ke dalam wilayah administrasi Banda Aceh. Namun, adakah alternatif lain? Berikut dua pilihan lain yang mungkin … Continue reading

Posted in Opini | Leave a comment

Produktif vs Konsumtif

Saya dan seorang teman berada di sebuah bandara. Sambil menikmati desain bandara yang megah, kami memandang kagum pada sebuah layar LED yang sangat besar. Belum sempat saya menyampaikan pikiran, ia menimpali. “Rif, kita harus berusaha agar pabrik pembuat layar itu … Continue reading

Posted in Cang Panah | Leave a comment

KTP Virtual

Di daerah kami kartu fisik e-KTP belum tersedia. Solusinya? Bagaimana jika dibuat saja KTP virtual. Maksudnya, setelah perekaman sidik jari dsb., warga diberi KTP hasil print biasa dan/atau gambar KTP dalam format JPG saja (lihat GarudaMiles e-card). Pengecekan NIK bisa … Continue reading

Posted in Cang Panah | Leave a comment

Sistemik vs Parsial

Ayah: Bu, aku dipindah ke Meulaboh. Ibu: Baik, Yah. Ayah: Tapi, Bu, bagaimana mengantar sekolah anak-anak dari sana? Kan jauh dari Banda Aceh. Apa kita langganan travel saja? Beli mobil khusus antar sekolah? Sewa sopir? Galau, nih! Ibu: Ya, nggalah. … Continue reading

Posted in Cang Panah | Leave a comment

Beyond

Saya dan seorang teman berada di sebuah bandara. Sambil menikmati desain bandara yang megah, kami memandang kagum pada sebuah layar LED yang sangat besar. Belum sempat saya menyampaikan pikiran, ia menimpali. “Rif, kita harus berusaha agar pabrik pembuat layar itu … Continue reading

Posted in Cang Panah | Leave a comment

Membantu Teman Saat Ujian

Hari itu, hari pertama aku dan teman-teman mengikuti ujian akhir, yakni Ebtanas tingkat dasar. Aku sangat bersemangat. Dengan cepat, kukerjakan semua soalnya. Begitu selesai, segera kuhampiri meja pengawas; kuletakkan kertas jawabanku; dan kulangkahkan kaki keluar ruangan. Tiba-tiba, seseorang memanggilku. Aku … Continue reading

Posted in Cang Panah | Leave a comment